Khasiat Bawang bombay untuk kesehatan


Onion atau dikenal dengan sebutan bawang namun yang ini adalah bawang bombay. Entah dari mana asal nama ini. Baang ini digunakan sebagai bumbu pada berbagai macam masakan selama ribuan tahun oleh berbagai di dunia. Produksi bawang bombay di dunia terus meningkat hingga menjadi hasil perkebunan kedua terpenting setelah tomat. 

Bawang bombay dan bawang-bawang lainnya memiliki karakteristik yaitu kaya kandungan thiosulfinat, sulfida, sulfur oksida dan campuran sulfur lain yang berbau. Custeine Sulfur Oksida yang sangat berperan pada rasa bawang dan menghasilkan zat yang pedih di mata. Thiosulfinates menghasilkan zat anti bakteri. Bawang bombay efektif melawan banyak bakteri termasuk di antaranya: Bacillus subtilis, Salmonella, dan E. coli. Bawang bombay tidak sekeras bawang putih karena kandungan belerangnya kira-kira seperempatnya.

Khasiat Bawang Bombay

Bawang bombay bermanfaat pengobatan. Penghuni awal benua Amerika menggunakan bawang bombay liar untuk mengobati pilek, batuk dan asma serta untuk mengusir serangga. Dalam pengobatan China, digunakan untuk mengobati radang tenggorokan, batuk, infeksi bakteri dan masalah pernapasan.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendukung penggunaan bawang bombay untuk meningkatan nafsu makan dan mencegah penyempitan pembuluh darah. Selain itu, ekstrak bawang bombay diakui oleh WHO untuk membatu pengobatan batuk dan pilek, asma serta bronkitis. Bawang bombay dikenal dapat mengurangi kejang saluran pernapasan. Ekstrak bawang bombah diketahui dapat mengurangi sesak napas akibat alergi pada pasien asma.
Bawang bombay adalah sumber yang sangat kaya frukto-oligosakarida. Oligomer ini merangsang pertumbuhan bakteri sehat sehat bifido dan menekan pertumbuhan bakteri berbahaya dalam usus besar. Selain itu, mereka dapat mengurangi resiko tumor berkembang di usus besar.

Baik bagi Jantung

Bawang Bombay mengandung sejumlah sulfida mirip ditemukan dalam bawang putih yang dapat menurunkan lemak darah dan tekanan darah. Di India, masyarakat yang tidak pernah mengkonsumsi bawang bombay atau bawang putih memiliki kolesterol dalam darah dan trigliserida jauh lebih tinggi dan waktu pembekuan darahnya lebih pendek daripada jumlah masyarakat yang makan bawang putih dan bawang bombay.
Bawang bombay merupakan sumber yang kaya flavonoid, zat yang dikenal dapat melindungi terhadap penyakit jantung. Bawang bombay juga mengandung agen anticlotting alam karena mereka memiliki zat dengan aktivitas fibrinolitik dan dapat menekan penggumpalan trombosit. Pengaruh anticlotting bawang berkorelasi erat dengan kandungan sulfur mereka.

Pencegahan terhadap Kanker

Ekstrak Bawang bobay , kaya berbagai sulfida, memberikan perlindungan terhadap pertumbuhan tumor. Studi di Yunani telah menunjukkan konsumsi bawang merah, bawang putih dan rempah-rempah bawang lainnya yang tinggi dapat menjadi pelindung terhadap kanker perut.
Penduduk China dengan asupan tertinggi bawang merah, bawang putih dan bawang-bawang lain memiliki risiko kanker perut 40 persen lebih kecil dibandingkan dengan tempat berasupan terendah. Lansia laki-laki Belanda dan perempuan dengan konsumsi bawang tertinggi (setidaknya satu-setengah bawang /hari) memiliki satu hingga setengah tingkat kanker lambung dibandingkan dengan mereka yang tidak mengkonsumsi bawang sama sekali.

Pemakaian dan Keamanan

Bawang bombay memiliki daya tarik secara umum. Mereka aman dikonsumsi oleh kebanyakan orang. Namun mengkonsumsi bawang bombay dalam jumlah banyak dapat menyebabkan perut iritasi pada saluran pencernaan sehingga mengakibatkan mulas dan diare. Tidak ada interaksi yang diketahui dengan obat-obatan kecuali bahwa mereka dapat meningkatkan aksi anti pembekuan darah.

Kesimpulan

Bawang bombay dan bawang-bawang jenis lainnya adalah tanaman herbal yang sangat bermanfaat serta memiliki nilai kuliner dan obat. Beberapa sifat mereka menjadi nyata manfaatnya pemakaian jangka panjang. Bawang bombay mungkin merupakan ramuan yang berguna untuk pencegahan penyakit jantung, terutama karena mereka mengurangi risiko pembekuan darah. Bawang bombay juga melindungi terhadap kanker perut dan kanker lainnya, serta melindungi terhadap infeksi tertentu. Bawang bombay dapat meningkatkan fungsi paru-paru, khususnya bagi penderita asma.

Comments